PROGRAM AKADEMIK

1. BUSINESS

Bidang yang berkaitan dengan manajemen, pemasaran, dan kewirausahaan dalam industri mode. Lulusan dari bidang ini diharapkan mampu mengembangkan dan mengelola bisnis mode secara profesional dan kompetitif.

2. MERCHANDISING

Bidang yang berkaitan dengan perencanaan, pembelian, penataan, dan penjualan produk mode di pasar. Lulusan dari bidang ini diharapkan mampu menganalisis tren, permintaan, dan preferensi konsumen, serta menentukan strategi harga, promosi, dan distribusi produk mode.

3. STYLING

Bidang yang berkaitan dengan penampilan dan gaya busana seseorang atau kelompok. Lulusan dari bidang ini diharapkan mampu menciptakan konsep, tema, dan mood untuk berbagai keperluan seperti editorial, iklan, acara, atau personal.

4. ILLUSTRATION

Bidang yang berkaitan dengan menggambar dan mendesain produk mode. Lulusan dari bidang ini diharapkan mampu mengkomunikasikan ide, konsep, dan rancangan produk mode secara visual dan kreatif. 

5. TEXTILE

Ini adalah bidang yang berkaitan dengan bahan, tekstur, pola, dan warna kain yang digunakan untuk produk mode. Lulusan dari bidang ini diharapkan mampu memilih, mengolah, dan menciptakan kain yang sesuai dengan fungsi, estetika, dan inovasi produk mode.

6. SEWING

Ini adalah bidang yang berkaitan dengan teknik menjahit dan merakit produk mode. Lulusan dari bidang ini diharapkan mampu membuat pola dasar, pecah pola, potong kain, jahit kain, dan finishing produk mode dengan rapi dan presisi.

Kompetensi Program Studi

A. Sikap

  1. Bertaqwa kepada Tuhan YME dan mampu menunjukkan sikap religious.
  2. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaandalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral dan etika
  3. Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban berdasarkan pancasila
  4. Berperan sebagai warga Negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggung jawab pada Negara dan bangsa
  5. Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain
  6. Bekerjasama dan memiliki kepekaan social sera kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan
  7. Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara
  8. Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik
  9. Menunjukkan sikap bertanggung jawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri
  10. Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan.
  11. Menunjukan sikap bangga terhadap produk dalam negeri dengan kualitas terbaik, khususnya di bidang fashion

B. Keterampilan Umum

  1. Mampu menyelesaikan pekerjaan berlingkup luas dan menganalisis data dengan beragam metode yang sesuai , baik yang belum maupun yang sudah baku ;
  2. Mampu menunjukkan kinerja bermutu dan terukur;
  3. Mampu memecahkan masalah pekerjaan dengan sifat dan konteks yang sesuai dengan bidang keahlian terapannya, didasarkan pada pemikiran logis, inovatif, dan bertanggung jawab atas hasilnya secara mandiri;
  4. Mampu menyusun laporan hasil dan proses kerja secara akurat dan sahih, serta mengomunikasikannya secara efektif kepada pihak lain yang membutuhkan;
  5. Mampu bekerja sama, berkomunikasi, dan berinovatif dalam pekerjaannya
  6. Mampu bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggungjawabnya;
  7. Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada dibawah tanggungjawabnya dan mengelola pengembangan kompetensi kerja secara mandiri;
  8. Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi;

C. Keterampilan Khusus

  1. Mampu membuat konsep rancangan desain fesyen secara terstruktur, terintegrasi dari berbagai aspek sosial, budaya, ekonomi, dan teknologi melalui pembuatan kolase.
  2. Mampu membuat desain busana yang inovatif secara mandiri sesuai pangsa pasar berdasarkan pertimbangan kenyamanan, estetika, ketepatan pemilihan jenis bahan, dan kesesuaian dengan fungsi pakaian, serta mampu mewujudkannya dengan teknik jahit yang tepat.
  3. Mampu mengkomunikasikan rancangan teknis fesyen secara efektif dan komunikatif dalam bentuk gambar sketsa, illustrasi mode, atau kolase baik dengan teknik manual maupun digital.
  4. Mampu mempresentasikan hasil karya desain fesyen melalui pameran dan peragaan busana sesuai konsep rancangannya.
  5. Mampu membuat rancangan desain tekstil, dan mewu-judkannya dengan berbagai teknik antara lain batik, digital print, tenun atau teknik lain yang inovatif
  6. Mampu bekerja secara tim dalam pembuatan sample produk ready to wear yang dibuat oleh desainer dan mampu membuat rancangan proses produksi sesuai standar baku dengan mempertimbangkan waktu/jadwal penyelesaian tepat waktu.
  7. Mampu memasarkan produk fesyen dan turunannya sesuai pangsa pasar dengan berbagai metode marketing.
  8. Mampu membuat pengantar karya sesuai metodologi penulisan yang benar

D. Pengetahuan

  1. Menguasai Sejarah mode, sejarah seni, fesyen dan tekstil
  2. Menguasai konsep teoritik secara umum tentang desain, seni, estetika, kreativitas, metode penciptaan dalam desain, apresiasi dan kritik fesyen.
  3. Menguasai konsep teoritik secara mendalam tentang desain fesyen, aplikasi desain fesyen, karakter fesyen dan tekstil
  4. Menguasai prinsip dan teknik metode penelitian, perilaku dan psikologis konsumen.
  5. Menguasai prinsip dan teknik tentang manajemen bisnis, komunikasi dan presentasi dalam bidang fesyen dan entrepreneurship

Kisah Sukses

"Sekolah fashion sangat penting memberi pembekalan calon fashion designer dalam hal teknik proses pembuatan baju, ide, dan konsep membuat koleksi busana, sampai cara berbisnis dalam industri fashion,"

Seorang perancang busana perlu memiliki daya kreativitas dan keterampilan yang mumpuni dalam menciptakan karya atau sebuah koleksi busana yang wearable dan relavan. Apalagi kini Indonesia telah mencanangkan menjadi pusat mode dunia pada 2025. Selain merancang konsep dan desain busana, seorang desainer juga memerlukan skill tambahan sebagai entrepreneur. Hal itu yang menjadi alasan mengapa pendidikan formal di bidang fashion diperlukan.

Leny_Agustin

Testimonial


"Menembus dunia fashion Muslim itu nggak gampang. Tapi ISWI ngasih bekal yang cukup buat aku melangkah maju. Dari konsep busana yang sesuai syariat sampe teknik marketing yang efektif, semuanya diajarin secara komprehensif. Sekarang, brand-ku udah dikenal luas dan aku sering diundang buat ngasih workshop di berbagai kota. ISWI emang tempatnya para desainer Muslim berprestasi!"

—Jeny Tjahyawati,Desainer


"Sebelum ISWI, aku cuma hobi bikin baju buat diri sendiri. Tapi setelah ikut programnya, wawasan dan skill-ku berkembang pesat. Para mentornya nggak cuma ngajarin teknik, tapi juga strategi bisnis dan branding. Sekarang, aku nggak cuma punya label sendiri, tapi juga sering diajak kolaborasi sama brand-brand besar. Terima kasih, ISWI!"

—Tee Dina Midiani,Desainer